Seperti beberapa minggu belakangan ini, kami masih membahas jurnal-jurnal dan mempresentasikan nya dikelas. Dan berikut rangkuman analisa jurnal dari dua kelompok terakhir.
1. Efektivitas Metode Bermain Peran (Role Play) untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Pada Anak
Rumusan Masalah: Apakah ada perbedaan keterampilan komunikasi pada anak yang diberikan perlakuan metode bermain peran (role play) dengan anak yang tidak diberikan perlakuan metode bermain peran?
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efektivitas metode Role Play pada keterampilan komunikasi anak
Subjek Penelitian: 15 Siswa Siswi kelas B PAUD IT Durratul Islam Ngablak Magelang yang memiliki keterampilan komunikasi dibawah rata-rata berdasarkan observasi awal. 8 siswa/siswi dalam kelompok kontrol, dan 7 siswa/siswi dalam kelompok eksperimen.
Metode Penelitian: Child Behaviour Check List (CBCL)
Kelemahan Penelitian: Subjek penelitian, keterbatasan waktu yang dimiliki oleh peneliti sehingga waktu penelitian tidak cukup panjang untuk melihat perubahan-perubahan terhadap eksperimen tersebut, beberapa item yang kurang mewakili keterampilan berkomunikasi.
2. Memperkecil Frekuensi Membolos melalui Konseling Pribadi Diri
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah efektivitas konseling pribadi diri dapat memperkecil frekuensi membolos konseli pada semester ganjil tahun 2009/2010 di SMA Islam Lumajang.
Subjek Penelitian: 5 orang konseli dengan frekuensi membolos masing-masing 14,14,15,10 dan 18 kali.
Metode Penelitian: Observasi dan Wawancara
Hasil Penelitian: Terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan pada keterampilan komunikasi antara kelompok siswa yang diberikan metode bermain role play dan kelompok yang tidak diberi metode tersebut. Jadi, metode bermain peran efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi pada anak.
Read More
1. Efektivitas Metode Bermain Peran (Role Play) untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Pada Anak
Rumusan Masalah: Apakah ada perbedaan keterampilan komunikasi pada anak yang diberikan perlakuan metode bermain peran (role play) dengan anak yang tidak diberikan perlakuan metode bermain peran?
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efektivitas metode Role Play pada keterampilan komunikasi anak
Subjek Penelitian: 15 Siswa Siswi kelas B PAUD IT Durratul Islam Ngablak Magelang yang memiliki keterampilan komunikasi dibawah rata-rata berdasarkan observasi awal. 8 siswa/siswi dalam kelompok kontrol, dan 7 siswa/siswi dalam kelompok eksperimen.
Metode Penelitian: Child Behaviour Check List (CBCL)
Kelemahan Penelitian: Subjek penelitian, keterbatasan waktu yang dimiliki oleh peneliti sehingga waktu penelitian tidak cukup panjang untuk melihat perubahan-perubahan terhadap eksperimen tersebut, beberapa item yang kurang mewakili keterampilan berkomunikasi.
2. Memperkecil Frekuensi Membolos melalui Konseling Pribadi Diri
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah efektivitas konseling pribadi diri dapat memperkecil frekuensi membolos konseli pada semester ganjil tahun 2009/2010 di SMA Islam Lumajang.
Subjek Penelitian: 5 orang konseli dengan frekuensi membolos masing-masing 14,14,15,10 dan 18 kali.
Metode Penelitian: Observasi dan Wawancara
Hasil Penelitian: Terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan pada keterampilan komunikasi antara kelompok siswa yang diberikan metode bermain role play dan kelompok yang tidak diberi metode tersebut. Jadi, metode bermain peran efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi pada anak.
